Be my friends & live chat @ social accounts

35 Item Penting Agar Pinjaman Kredit Disetujui Bank / Leasing


Hal paling ditanyakan nasabah saat mengajukan pinjaman adalah cara atau tips agar kredit dapat disetujui oleh bank atau perusahaan pembiayaan (leasing). Apapun jenis permohonan pendanaan seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah), KTA (Kredit Tanpa Agunan / Jaminan), Kredit Mobil, Kartu Kredit atau bahkan pinjaman Tunai berupa dana jaminan bpkb mobil maupun motor dan sertifikat SHM, maka pertanyaan senada selalu muncul. Kami mencatat ada 35 item yang perlu diperhatikan agar pinjaman anda lolos aproval.

Daftar Hal Penting Dalam Aproval

Jika anda ingin mengatahui cara agar permohonan pinjaman kartu kredit, pembelian mobil maupun pendanaan lain disetujui leasing dan bank, maka perhatikan hal penting berupa item penentu keputusan persetujuan kredit berikut ini:

tips agar kredit disetujui

  1. Miliki layanan tabungan atau deposito di bank terkait.
  2. Pastikan usia rekening tabungan tersebut sudah cukup lama. Paling baik adalah lebih dari 2 tahun.
  3. Rekening yang dimiliki merupakan rekening yang aktif dan selalu memiliki saldo yang cukup setiap bulannya.
  4. Agar kredit disetujui, sebaiknya hindari pengalaman buruk yang tercatat sebagai debitur bermasalah (catatan di BI checking). Tunggakan kartu kredit adalah kasus yang sering ditemukan pada penolakan pinjaman di bank.
  5. Jika tujuan pinjaman untuk pembelian seperti KPR atau KPM, sebaiknya ajukan dengan uang muka besar (di atas 30%).
  6. Pastikan bahwa nasabah memiliki penghasilan rutin yang cukup, dan bisa dibuktikan secara tertulis (bukti transaksi penghasilan).
  7. Item slio gaji mulai ditinggalkan dalam syarat kredit. Hal ini disebabkan karena sudah jarang ditemukan perusahaan yang memberi gaji secara cash. Sebagian besar transfer bank. Apalagi, kreditur sudah terlalu sering temukan pemalsuan slip gaji.
  8. Lampirkan kartu kredit sebelumnya, jika ingin memiliki plafon pinjaman yang besar.
  9. Miliki identitas yang aktif seperti KTP atau passport..
  10. Item wajib saat ini terkait identitas adalah penggunaan E-KTP.
  11. Pastikan nama pada identitas sesuai dengan catatan perbankan yang pernah ada atau rekening tabungan yang dimiliki.
  12. Jika ingin pinjaman disetujui dengan jumlah besar, pastikan rekening tabungan anda sangat aktif dan selalu memiliki saldo yang cukup besar. Percayalah, pihak bank dan leasing lebih suka jika calon nasabah memiliki saldo misalnya 25 juta dan tiap hari ada transaksi, daripada rekening dengan saldo 50 juta tetapi rekening pasif, bahkan berbulan-bulan tidak ada penarikan maupun dana masuk.
  13. Jika ingin mengajukan KPR atau KPM, pastikan nama kepemilikan rumah atau mobil sesuai dengan pemohon (bukan atas nama).
  14. Nama gadis ibu kandung adalah kunci utama transaksi perbankan di Indonesia.
  15. Hindari penyebutan nama ibu kandung tidak sama dengan nama ibu yang tertera pada kartu keluarga (KK).
  16. Dilarang melakukan pemalsuan dokumen apapun. Tindakan ini bukan saja mengakibatkan penolakan pinjaman kredit, bahkan bisa saja dilaporkan ke pihak berwajib. Apalagi jika nama anda memiliki catatan buruk di bank.
  17. Hindari pemufakatan dengan marketing dan team survey untuk melakukan manipulasi data maupun dokumen.
  18. Jangan melakukan penyuapan kepada tim survey. Sebaiknya anda ketahui bahwa surveyor bukanlah penentu persetujuan pinjaman.
  19. Agar pinjaman kartu kredit atau KPR memperoleh persetujuan, sebaiknya mencantumkan saudara kandung yang tidak serumah dan bisa dikonfirmasi.
  20. Sejak awal berhubungan dengan kreditur, hindari informssi yang tidak sesuai. Pada perusahaan gadai, beberapa nasabah berbohong tentang data acuan saat meminta simulasi gadai bpkb. Anda harus memahami bahwa data acuan sangat berperan dan biasanya memiliki perhitungan yang berbeda. Misalnya kepemilikan mobil atas nama sendiri dengan yang belum dibalik nama memiliki plafon limit dan bunga berbeda.
  21. Jika ingin pinjaman dana disetujui dengan potensi tinggi, sebaiknya domisili anda adalah sesuai dengan alamat KTP.
  22. Sebaiknya anda mengajukan permohonan pinjaman bukan pemohon tunggal. Libatkan penjamin seperti pasangan resmi atau orang tua atau saudara kandung yang namanya tertera dalam KK. Perkecualian pada permohonan kartu kredit.
  23. Item penting yang berpengaruh pada persetujuan kredit adalah referensi pihak ketiga. Beberapa bank penerbit KPR maupun pinjaman besar sangat menyukai jika anda direferensikan oleh nasabah prioritas mereka.
  24. Kenali struktur kredit di bank dan leasing, sehingga terhindar dari kesalah-pahaman. Kadang, komite kredit tidak menyetujui pinjaman jika nasabah tidak maupun mengikuti aturan dan tidak bersedia membayar kewajiban seperti pada struktur: Biaya asuransi dan bea admin.
  25. Pemberi referensi bukanlah pihak yang pernah bermasalah dengan bank maupun leasing tersebut. Persetujuan pinjaman bisa saja dipengaruhi hal ini.
  26. Jika sebelumnya tidak memiliki catatan perbankan (belum pernah pinjam uang atau membuat kartu kredit maupun pendanaan lainnya), maka hindari permohonan dengan nilai transaksi besar.
  27. Bank pemberi kredit akan menyatakan setuju jika anda tidak memiliki catatan kriminal terutama berkaitan dengan kejahatan perbankan.
  28. Disarankan agar pemohon kredit atau pinjaman, tinggal di lingkungan yang tentram bukan area konflik. Memang, sebagian besar lembaga keuangan tidak menyatakan bahwa mereka menetapkan standar acuan area domisili. Tetapi kenyataannya, kebanyakan debitur yang tinggal di wilayah blacklist ternyata tidak disetujui.
  29. Hindari meminjam dana saat anda baru saja bergabung dengan suatu perusahaan atau baru memulai usaha.
  30. Status kepegawaian apalagi sebagai karyawan tetap atau sudah diangkat menjadi PNS sangat berpengaruh dalam aproval komite kredit di bank maupun leasing.
  31. Berikan jaminan tambahan. Item ini cukup berpengaruh dan biasanya pihak perusahaan yang meminjamkan uang memberikan catatan khusus dan berperan meningkatkan potensi kredit disetujui.
  32. Saat disurvey, sebaiknya suami-istri (pemohon dan penjamin), keduanya ada di hadapan surveyor.
  33. Jika pinjaman yang diajukan merupakan pendanaan tunai dengan sistem jaminan, sebaiknya tidak mengajukan kredit limit maksimal. Semakin kecil nilainya, maka potensi persetujuan makin besar.
  34. Hindari pengalaman atau catatan buruk di Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Item APPI checking  ini merupakan standar analisa leasing yang tidak menerapkan BI checking.
  35. Bertetangga atau miliki tekan kerja yang baik. Ini juga bukan standar resmi melakukan analisa aproval kredit. Tetapi cobalah check, cukup banyak cerita di masyarakat yang mengalami penolakan pinjaman akibat sebagian rekan kantor anda memiliki kredit macet. Biasanya pada permohonan KTA secara masal (group company) memiliki data blacklist khusus secara rahasia.

Demikianlah pedoman berupa tips atau cara yang harus anda perhatikan dan item pendukung pada aproval. Permohonan Kartu kredit, KPR, KPM maupun pinjaman dana tunai menggunakan sebagian besar komponen di atas di dalam analisa, dan menentukan keputusan agar permohonan disetujui. Di masa mendatang, instrumen penentu tersebut akan kami lakukan update, agar mempermudah anda dalam meminjam dana.

Baca Pula Artikel:

Nyepam Bacok..! My blog is my rules!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *